Jumat, 07 Oktober 2011

Profil Pencak Silat Cimande


Profil Pencak Silat Cimande
Mythos maempo Cimande
Tak jauh di tepian sungai Mande sebuah keluarga pedagang bernama Kahir hidup tinggal temtram dan damai. Di suatu hari istrinya pergi kesungai untuk melakukan kegiatan sehari-hari mencuci pakaian, makanan dan membuang hajat. Di saat istrinya mencuci pakaian di seberang tampak segerombolan monyet memungut buah kupak di tepian sungai, selang waktu kemudian datang seekor macan (maung) di tempat yang sama.
Monyet-monyet itu merasa terusik kenyamanannya dengan kedatangan macan, monyet-monyet itu menjerit jerit mengeluarkan suara sekeras-kerasnya. Suasana itu mengejutkan istri Kahir untuk memperhatikan keadaan , kemungkinan apa yang terjadi.
Macan itu marah mengaung dan menyerang ke arah monyet dengan tangannya yang kekar tetapi monyet yang bertubuh kecil itu, merasa tidak takut, meloncat dengan berkelid kembali menyerang dengan mengigit di bagian perut macan. Macan menggeliat kembali melakukan serangan- serangan namun tidak menyentuh tubuh monyet. Sebaliknya monyet yang lain dengan meggunakan tangkai kayu, mencoba mengganggu macan agar supaya marah dan menyerangnya kembali. Pada saat yang sama monyet kembali berkelit dan mengigitnya.
Kejadian ini detik demi detik diperhatikan dan diamati oleh Ibu Kahir direnungkan kembali teknik perkelaian itu. Sebagai akibatnya pekerjaannya tertinggal tidak terselesaikan tepat waktu, sehingga Ibu Kahir kembali ke rumah terlambat dan belum memasak makanan siang.
Keterlambatan memasak ini membuat Pak Kahir marah terhadap istrinya tak mau mengerti . Istrinya mencoba menjelaskan tetapi suaminya marah dengan menempeleng istrinya, dengan gerakan cepat berkelid , serangan itu dapat dihindari.Kemarahan yang tidak terkontrol itu meluap-luap dilakukan dengan pukulan demi pukulan namun tak berhasil menyentuh istrinya, cukup diatasi dengan gerakan kelid.
Pak Kaher nafasnya terengah-engah, bertanya kepada istrinya: "Di mana kamu belajar maen poho?" (artinya "menipu gerakan" dipersingkat menjadi "maempo"). Istrinya menjelaskan kepada suaminya , dia terlambat kembali dari sungai disebabkan lama sedang asik menikmati perkelaian (maung) macan dan monyet. Sejak itu Kahir bertanya-tanya bagaimana gerakan tadi, istrinya dengan rajin memberikan contoh gerakan kelid.
Kahir dengan cermat memulai memikirkan menjadi gerakan perkelaian yang kini dikenal dengan nama "jurus kelid pamonyet", monyet menyerang dengan tangkai kayu menjadi "jurus pepedangan" dan serangan tangan yang kokoh dikenal"jurus pamacan".
Karena posisi macan sewaktu menyerang monyet kedua kakinya sedang berada di posisi duduk dan monyet menggunakan posisi kuda-kuda rendah, maka latihan dasar Cimande pertama-tama jurus kelid dimulai dari posisi macan yaitu duduk dan tingkat berikutnya mulai latihan dari posisi berdiri dengan kuda-kuda pamonyet(rendah). Berikutnya teknik mempo' ini terus dikembangkan oleh Kahir dan masyarakat setempat memberikan nama maenpo' Cimande.
(Sumber wawancara dengan Bapak Rifai Guru Pencak Silat Cimande Panca Sakti di Jakarta 1993)
Hidup guru Kahir
(kutipan singkat dari Gema Pencak Silat Vol. 3, no. 1:18-19)
Kahir tinggal di kampung Cogreg, Bogor menjadi pendekar yang disegani kira-kira pada tahun 1760 pertama kali memperkenalkan kepada murid-muridnya jurus mempo' Cimande. Kemudian murid-muridnya menyebarkan luaskan kedaerah lainnya seperti Batavia, Bekasi, Karawang, Cikampek, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Sumedang, Ciamis, Kuningan, dan Cirebon.
Sewaktu beliau tinggal di Cogreg Bogor, Kahir sering bepergian jauh meninggalkan kampung halamannya untuk berdagang kuda. Pengalamannya sering di begal oleh rampok dan bandit namun keadaan itu dapat diatasi karena kepiawaiannya bermain maempo'.
Di Batavia berkesempatan berkenalan dengan pendekar-pendekar silat Minangkabau dan Cina yang ahli dalam dunia persilatan untuk saling mencoba dengan bertukar pengalaman. Pertemuan dengan ahli silat lain ini memberikan cakrawala untuk membuka wawasan pandangan tentang permainan yang dimilikinya berinteraksi dengan budaya lain.
Ketika berdagang di Cianjur, beliau bertemu dengan Bupati Cianjur ke VI yakni Raden Adipati Wiratanudatar(1776-1813) Beliau menetapkan pindah ke Cianjur dan berdomisili di kampung Kamurang. Raden Adipati Wiratanudatar mengetahui bahwasanya Kahir mahir bermain mempo' untuk itu memintanya untuk mengajar keluarganya, pegawai kabupaten dan petugas keamanan.
Untuk membuktikan ketrampilannya, bupati mengadakan adu tanding melawan pendekar dari Cina dengan permainan kuntao Macao di alun-alun Cianjur. Pertandingan yang dimenangkan oleh Kahir ini membuat namanya semakin populer di Kabupaten Cianjur.
Pada tahun 1815 Kahir kembali ke Bogor, beliau memiliki 5 putra yaitu Endut, Ocod, Otang, Komar dan Oyot. Dari kelima anak inilah Cimande disebarkan keseluruh Tanah Pasundan. Sementara di Bogor yang meneruskan penyebaran Cimande adalah muridnya yang bernama Ace yang meninggal di Tarikolot yang hingga kini keturunannya menjadi sesepuh pencaksilat Cimande Tarikolot Kebon Jeruk Hilir.
Pada permulaan abad XIX di Jawa Barat adalah masa-masa kejayaan Cimande sehingga cara berpakaian Kahir dengan menggunakan pakaian celana sontok atau pangsi dengan baju kampret menjadi model pakaian pencak silat hingga kini.
Pada tahun 1825 Kaher meninggal dunia sedangkan buah karyanya terus berkembang dan diterima secara luas oleh masyarakat Jawa Barat. Pola pendidikannya dikembangkan oleh anak didiknya seperti Sera' dan aliran Ciwaringin yang dalam perkembangannya mengadakan perubahan jurus seperti yang dilakukan Haji Abdul Rosid. Akan tetapi berubahan itu tidak jauh berubah dari pakem mempo'Cimande .
Dewasa ini Cimande sudah berkembang ke seluruh pelosok dunia, masalahnya Kahir meninggalkan maempo Cimande tidak berupa catatan tertulis , oral tradisi yang tidak sistimatis. Di desa Cimande, maempo' Cimande tidak berada di dalam tatanan yang terpadu seperti organisasi.
Maempo Cimande perkembang bermula dari keturunan dan keluarga yang tidak terorganisir dalam waktu yang panjang telah menghasilkan murid-murid yang banyak dan dari senilah berkembang dengan seizin atau tidak menjadi perguruan-perguruan Cimande yang baru yang satu dengan yang lain tidak aling mengenal lagi.
Setidak tidaknya Cimande menjadi bagian dasar pendidikan aliran-aliran pencak silat baru yang sudah banyak tersebar diseluruh dunia.
Pola dasar Cimande
(kutipan singkat dari Gema Pencak Silat Vol. 3, no. 1:20-22)
Cimande pada mulanya menggunakan teknik perkelaian dengan jarak jauh, yaitu pesilat mengambil jarak jangkau selepas kaki, jarak ini dimungkinkan untuk dapat mudah menghindari serangan lawan. Jarak ini menjadi jarak dominan untuk serang balik.
Setiap pesilat dalam melakukan serangan harus memperhatikan sikap kaki atau kuda-kuda yang bertujuan untuk menjaga jarak lawan. Kuda-kuda pipih yang digunakan dapat dengan mudah dipindah-pindah, dan dapat diubah-ubah dalam kecepatan dan frekuensi tinggi. Karena dipastikan lawan akan memberikan serangan jarak dalam bentuk pukulan atau tendangan cepat dan tinggi, untuk mengatasinya maka diperlukan jurus agar pesilat dapat mengimbanginya.
Secara garis besar Comande dibagi dibagi dalam tatanan yaitu: Kelid Cimande, Pepedangan Cimande dan Tepak Selancar. Kelid dan Pepedangan merupakan jurus beladiri, sedangkan Tepak Selancar Jurus Seni (dengan iringan musik gendang pencak).
1. Jurus Kelid Cimande
Jurus ini adalah jurus inti yang bertujuan menangkis serangan lawan dengan berusaha merobohkannya. Kelid artinya menangkis serangan lawan sambil berusaha merobohkannya.
Jurus ini berjumlah 33 jurus yaitu:
1.tonjok bareng,
2.tonjok saubelah,
3.kelid selup,
4.timpah seubelah,
5.timpah serong ,
6.timpah duakali,
7.batekan,
8.teke tampa,
9.teke purilit
10.tewekan,
11.kedutan,
12.guaran,
13.kedut guar
14.kelid dibeulah
15.selup dibeulah,
16,kelid tonjok
17.selop tonjok
18.kelid tilu,
19.selup tilu
20.kelid lima
21.selup lima
22 peuncitan,
23.timpah bohong
24.serong panggul,
25.serong guwil,
26.serong guar,
27.singgul serong,
28.singgul sebelah,
29.sabet pedang,
30.beulit kacang,
31.beulit jalak pengkor
32.pakala alit
33.pakala gede
Jika diperhatikan jurus kelid ini nampaknya tertumpu pada ketangguhan tangan sebagai inti kekuatan, seperti:
Tonjok : bentuk tangan mengepal
Teke : menggunakan ruas jari tangan
Tewekan : bentuk tangan pipih menusuk
Kedutan : menggunakan telapak tangan
Guaran : menggunakan sisi tangan bagian luar aupun dalam
Singgulan : menggunakan pangkal tangan
Secara keseluruhan gerakan jurus kelid terlihat agak unik dari gerakan silat lainnya yang pada biasanya keuatan serangan bertumpu kepada kaki seperti silat Minangkabau.
Untuk melatihnya:
Biasanya dilakukan dengan duduk ditempat, sepasang duduk saling berhadapan salah satu kaki dilipat dan lainnya dilonjorkan kedepan demikian pula pasangannya dengan posisi sebaliknya. Pasangan itu melakukan serang bela dalam posisi duduk .
Tujuan latihan ini untuk melatih daya emajinasi seseorang untuk menentukan kuda-kuda yang tepat saat jurus-jurus tersebut dilakukan dengan posisi berdiri. Dengan dikuasainya gerakan tangan tentunya secara otumatis dapat dengan mudah menggunakan kuda-kuda dan serang bela.
2. Jurus pepedangan Cimande
Jurus ini bertumpu kesigapan kaki dan teknik serangan senjata golok. Dalam latihan digunakan senjata dari bambu sebagai pengganti senjata yang sesungguhnya.
Jurus pepedangan ini berjumlah 1 rangkaian jurus yaitu elakan sebeulah - selup kuriling - jagangan - tagongan - piceunan - balungbang- balumbang - sabeulah - opat likur - buang dua kali - selup kuriling langsung - selop bohong.
3. Jurus Tepak Selancar
Jurus ini hanya disajikan sebagai keindahan gerak karena jurus jurusnya memiliki unsur keindahan dan setiap penampilannya harus diiringi musik gendang pencak yang terdiri dari dua gendang besar(indung) dan dua gendang kecil(kulantir) yang berperan sebagai pengiring gerakan dan mengatur tempo lagu. Terompet sebagai melody lagu dan gong kecil (kempul) atau bende dalam penampilannya gerakan pencak selalu ditikberatkan dengan iringan gendang.
Pakem musik yang sudah baku ialah: tepak dua, tepak dungdung , paleredan, golempang dan tepak tilu.
Calon murid dan kode etik
(kutipan singkat dari Gema Pencak Silat Vol. 3, no. 1:20-22)
Setiap calon murid Cimande yang akan mengikuti latihan terlebih dahulu harus menyatakan kesediaannya mematuhi tatacara atau etika perguruan yang amat dihormati;
Syarat-syaratnya ialah harus melalui rangkaian upacara tradisi seperti puasa selama 7 hari yang dimulai dari hari Senin atau Kamis.
Selanjutnya membacakan sumpah atau janji (Patalekan Cimande)
1. Harus taat sdan taqwa kepada Allah dan Rasulnya
2. Jangan melawan kepada ibu dan bapak
3. Jangan melawan kepada guru dan ratu(pemerintah)
4. Jangan berjudi dan mencuri
5. Jangan ria, takabur dan sombong
6. Jangan berbuat zinah
7. Jangan bohong dan licik
8. Jangan mabok-mabokan dan menghisap madat
9. Jangan jahil dan menganiaya sesama mahluk Tuhan
10. Jangan memetik tampa ijin, mengambil tampa minta,
11. Jangan suka iri hati dan dengki
12. Jangan suka tidak membayar hutang
13. Harus sopan santun, rendah hati dan saling harga menghargai diantara sesama manusia.
14. Berguru Cimande bukan untuk gagah-gahan , kesombongan dan ugal-ugalan tetapi untuk mencapai keselamatan dunia dan akhirat.
Patalekan Cimande dijelaskan sedemikian rupa dan diulang-ulang kepada calon murid hingga murid benar-benar memahaminya dan mematuhinya dengan dipegang tangannya oleh guru sebagai tanda kesanggupan .
Berikutnya guru membacakan do'a tawasul dan meneteskan air bercampur daun sirih ke mata sang murid (dipeureh) tradisi ini disebut upacara keceran untuk menajamkan pandangan mata.
Pada dasarnya Cimande ini berfungsi sebagai media siar agama Islam oleh karena itu ketaatan kepada Allah dan Rasulnya dengan menjalankan segala perintahnya dan menjahui larangannya merupakan syariat yang harus ditaati warga Cimande. Cimande merupakan pengisi dan pengekang nafsu hewani dan sifat-sifat lain yang dapat merugikan semua pihak. Hal ini Cimande bukan bertujuan untuk menguasai dan berkuasa atas diri manusia lainnya. Pada hakekatnya Talek Cimande adalah roh dari pencaknya, tampa Talek Cimande, pencak Cimande ibarat mayat yang menebarkan bau busuk yang menyesakkan. 

Sumber : http://www.kpsnusantara.com/reflect/malay/Profil%20Pencak%20Silat%20Cimande.htm

Minggu, 17 April 2011

PERUBAHAN ORGANISASI

PERUBAHAN ORGANISASI


Organisasi merupakan wadah dari sekumpulan individu yang mempunyai kesamaan visi dan misi untuk mencapai apa yang menjadi tujuannya.
Dalam suatu organisasi sangatlah diperlukan keloyalitasan dan kerjasama dari setiap individu yang menjadi anggotanya. Ibarat organ dalam tubuh manusia, anggota organisasi mempunyai tugas dan peran dimana tugas dari setiap anggota tersebut saling mempengaruhi satu sama lain. Oleh karenanya kinerja dari setiap anggota haruslah seoptimal mungkin agar tidak terjadi ketimpangan dan apa yang menjadi tujuannya tercapai.
Banyak factor yang menyebabkan perubahan dalam suatu organisasi, bisa berasal dari dalam maupun dari luar. Salah satunya adalah konflik peran anggota dalam organisasi yang mana hal ini berpengaruh terhadap pencapaian tujuan organisasi.
Dalam tubuh manusia apabila suatu waktu terjadi ketimpangan dimana salah satu atau beberapa organ atau bagian tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya, sesegera mungkin harus diatasi agar fungsi organ lain tidak terganggu dan tubuh limbung tak berdaya. Demikian pula dalam organisasi, apabila ada anggota yang tidak sanggup lagi untuk menjalankan tugas sebagaimana mestinya, atau pandangan ideologinya sudah tidak sejalan, haruslah segera diatasi. Dan salah satu upayanya adalah dengan mengganti dengan individu lain yang lebih sanggup, atau bisa disebut dengan perubahan organisasi.
Adapun untuk contoh-contoh perubahan organisasi sangat banyak sekali di Negara kita, terutama di kalangan partai politik saat ini.
Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa perubahan dalam suatu organisasi bukanlah semata-mata merupakan kehancuran atau pertanda kekurang kompakan suatu organisasi. Perubahan organisasi justru bisa dikatakan suatu pembuktian bahwa suatu organisasi tersebut mempunyai tanggung jawab untuk mencapai tujuannya guna kepentingan banyak pihak. Hanya saja dalam perubahannya, alangkah baiknya bila benar-benar di pilih mana yang akan menjadikan organisasi tersebut dapat berfungsi dengan lebih baik bagi anggota dan khalayak.

Rabu, 06 April 2011

Cinta

Cinta

Perih yang mengiris
luka yang menyayat
hanya sepenggal kisah cinta..
akhir cinta yang kecewa..
bila tlah melekat di sukma
sgala bahagia yang hadir hanyalah perhiasan…
dan bunga yang masih mekar
menundukkan kepala menahan beban
tersenyum di atas seluruh senyum sang taman…
cinta… cinta.. cinta…
mencintai sang Pencipta Cinta adalah yang paling abadi

perpisahan..

perpisahan..

Memang ini saat nya ..untuk berpisah
Setelah sekian lama berjalan
Tak ada lagi yang bisa di satukan
Karena telah berbeda arah tujuan
Semakin lama di pertahankan
Semakin menyiksa diri..
Memang ini terasa berat
Tuk meninggalkan dirimu
Karena qta masih saling mencinta
Memang ni yang terbaik
Tuk berdua qta tempuh
Meski qta saling mencinta
Jalani hidup walau pun tanpa DIRIMU..

Cara Membuat Bayi Tertawa

Beberapa bayi memang pada dasarnya sudah sangat ramah dan senang senyum. Tetapi, sebagian lagi butuh sedikit "godaan" untuk membuatnya tertawa. Berikut adalah hal-hal yang bisa bikin bayi tertawa kepada Anda.

1. Petak umpet.


Ini adalah tindakan paling disukai bayi. Gunakan selimut favoritnya untuk menyembunyikan wajah Anda, lalu kagetkan ia dengan muncul mendadak, atau cukup gunakan tangan Anda. Kejutan ringan akan membuatnya tertawa.


2. Tiup perut.
Bayi-bayi amat suka sentuhan. Meniupkan angin dengan mulut Anda menempel akan menimbulkan bunyi-bunyian dan rasa geli pada kulitnya.



Lakukan hal tersebut pada perut, tangan, atau telapak kakinya. Tak lama, ia akan mencoba mengikuti Anda melakukan bunyi-bunyian dengan mulutnya sendiri.


3. Berpura-pura makan jari tangan dan kakinya.


Bayi sangat suka ketika orangtuanya berpura-pura mengisap jari-jarinya, bahkan anak-anak usia 2 tahun juga suka diperlakukan begini.


4. Buat gelembung-gelembung.
Bayi sangat tertarik akan bentuk menarik gelembung yang melayang-layang. Jika Anda melihat kelas berisi bayi-bayi kecil yang ditiupkan balon, Anda akan melihat si bayi-bayi akan berusaha menggapai gelembung tersebut dan memegangnya.


Pastikan bahan gelembung tiup itu cukup aman untuk bayi Anda. Biasanya tiup gelembung ini bisa dimainkan bersama anak yang sudah cukup besar.


5. Bersama keluarga.


Bayi akan merasa lebih senang ketika ia bisa melihat anggota keluarga lain. Entah itu kakaknya, ayahnya, kakeknya, atau neneknya, tetapi pastikan jangan terlalu ramai. Suara yang terlalu ramai bisa membuatnya merasa tidak nyaman atau terlalu berisik.


6. Gerakan main-main.
Bayi sangat suka perhatian, dan memainkan muka Anda di depannya entah seberapa memalukan, ia akan tertawa. Bahkan bersin di depannya pun bisa membuatnya tertawa geli.


Tak heran banyak orangtua memainkan wajah konyol dan aneh di depan anaknya.


7. Karakter favorit.


Anak-anak suka mainan berbulu halus, berwarna terang, dan bisa mengeluarkan suara-suara lucu. Tak heran boneka Elmo yang bisa mengeluarkan bunyi-bunyian laku terjual di pasaran. Boneka dari karakter kesukaan akan membuat si kecil tertawa.


8. Lagu dan musik.
Bayi sangat suka musik dan lagu. "Repetisi adalah kunci untuk membuat si kecil mengenal dan suka musiknya," terang dr Natalie Geary, dokter anak dari New York.
Bayi suka melihat, melakukan, dan mendengar dalam waktu bersamaan supaya mereka bisa melepaskan rasa kesal dan bisa mengalami serunya mengalami dan mencoba sesuatu.


Jika Anda tertawa dan terlihat senang dari lagu atau permainan, kemudian mengulangi terus, lama kelamaan ia akan suka juga.


9. Peliharaan.
Selain boneka, binatang peliharaan ternyata juga bisa membuat anak tertawa. Namun, untuk bayi yang masih terlalu kecil, tidak disarankan untuk membawanya dekat dengan binatang peliharaan.


Karena bayi masih belum memiliki daya tahan tubuh yang bisa melawan banyak kuman atau virus. Cukup membuatnya melihat binatang dari jauh saja.


10. Menirukan suara binatang.


Bayi-bayi senang mendengar suara-suara lucu. Coba ikuti suara-suara bermacam binatang, seperti suara kuda, babi, burung, atau monyet. Jangankan si kecil, pasangan Anda juga mungkin akan ikut-ikutan tertawa.


11. Jika semua gagal, saatnya mengelitiki.
Mengelitiki bayi dengan lembut sudah pasti bisa membuatnya tertawa. Ini juga penting untuk membangun ikatan sentuh dan kedekatan.




Sentuhan adalah hal yang penting untuk membuat si bayi tahu bahwa orang yang menjaganya benar-benar fokus padanya, ia pun akan merasa aman dan nyaman.
SELAMAT MENCOBA SEMOGA


SUMBER : apakabardunia.com

Dampak Psikologis Korban Bencana Alam

Nasib korban bencana alam memang sangat memperihatinkan selain kehilangan harta benda, tidak jarang pula mereka harus merelakan sanak saudara dan orang-orang yang mereka cintai menjadi korban dan meninggalkan mereka untuk selama-lamanya, tidak pernah terbayang dalam pikiran saya bagaimana rasanya menjadi korban bencana, kehilangan harta benda, bahkan sampai ditinggal orang-orang terkasih, tidak sampai disitu para korban pun harus mengungsi dari lokasi sekitar bencana karena tak jarang tempat tinggal mereka hancur akibat dahsyatnya bencana alam. Pengungsian yang pada didasarnya bukan tempat mereka tinggal menjadi tempat para korban berkumpul dengan para korban yang lain.

Dampak yang paling sangat mungkin terjadi adalah gangguan kejiwaan mereka, ini sangat mungkin terjadi karena para korban yang mengungsi terus memikirkan apa yang harus mereka lakukan agar kehidupan mereka kembali menjadi normal kembali seperti semula, akan tetapi mereka hanya dapat memikirkan hal tersebut, kejadian seperti inilah yang terjadi pada korban bencana yang belakangan baru terjadi, korban banjir bandang di wasior, gampa bumi dan tsunami di mentawai serta korban letusan gunung merapi di jogyakarta. Seperti korban meletusnya gunung merapi di jogya, mereka yang tinggal di pengungsian tidak dapat melakukan aktifitas seperti biasanya, karena mereka diharuskan berada di pengungsian yang radiusnya lebih dari 20 Km dari gunung merapi sampai waktu yang belum ditentukan, ini membuat para pengungsi hanya bisa melakukan aktifitas kecil dipengungsian yang membuat mereka jenuh karena tidak banyak yang banyak mereka lakukan. selain kehilangan harta benda dan sanak saudara, mereka juga harus menanggung beban kehilangan mata pencaharian, karena sebagian para orban merapi adalah petani yang lahannya juga terkena dampapk abu vulkanik dan menambah beban yang mereka rasakan.

Disaat seperti ini peranan pemerintah sangatlah dibutuhkan, selain mengirim para relawan untuk membantu mengevakuasi korban dan untuk membantu mendistribusikan segala macam bantuan, ada baiknya juga mengirimkan relawan yang dapat “menghibur” para pengungsi dan relawan yang bisa membakitkan semangat mereka agar tidak terus-menerus memikirkan beban yang mereka tanggung, sehingga dapat meminimalisir depresi para korban dipengungsian paling tidak sampai mereka benar-benar bisa beraktifitas seperti biasanya, terutama untuk korban yang masih dibawah umur. Mereka harus lebih diperhatikan agar mereka bisa kembali ke sekolah mereka dan tidak lagi larut dalam kesedihan akibat menjadi korban bencana, karena mereka adalah masa depan bangsa yang sangat besar ini.

Semoga para sanak saudaraku yang menjadi korban di wasior, mentawai dan merapi bisa lebih sabar menghadapi cobaan ini dan bisa melakukan aktifitas seperti sedia kala. Amin…

BELENGGU PENUTUP SUARA HATI

Suara hati merupakan suatu hal atau perasaaan yang ada di dalam hati semua manusia yang bersifat sensitife, pribadi dan sulit diketahui oleh orang lain, pada dasarnya suara hati manusia memang sudah tercipta semenjak manusia lahir, karena suara hati merupakkan suatu hal yang hakiki dan bersifat universal atau sama antara satu dengan yang lain. Suara hati juga merupakkan suatu hal yang bersifat positif karena suara hati tidak dapat dibohongi, tapi terkadang suara hati kita sangat mudah hilang dan menyebabkan kita terjerumus kedalam kerusakan, kekerasan, kecurangan, kebohongan dan lain-lainya, hal ini disebabkan karena beberapa hal negative atau belenggu yang menutup suara hati kita. Disini saya akan mencoba memberi tahu beberapa faktor belenggu tersebut yang saya dapat dari beberapa buku yang saya baca, diantaranya :
1. Prasangka Buruk (Negative Thinking).
Prasangka buruk merupakan belenggu yang sangat berbahaya bagi diri kita, karena belenggu ini selalu membuat kita bepikir tidak baik (negative thinking) akan sifat dan prilaku seseorang terhadap kita maupun orang lain, hal ini menyebabkan suara hati kita yang selalu ingin berpikir posifit menjadi tertutup oleh belenggu ini, maka dari itu kita harus selalu berpikir positif (positive thinking) kepada orang lain supaya terbebas dari prasangka buruk.
2. Prinsip-Prinsip Hidup.
Di era global ini banyak prinsip-prinsip hidup yang menghebohkan dunia, prinsip hidup yang dipikirkan dan diyakini itu telah menciptakan berbagai tipe pemikiran tersendiri. Hasilnya ingin dianggap hebat, mengerikan atau menakutkan. Prinsip hidup yang terkenal adalah hara-kiri di Jepang, dimana bila seorang merasa bersalah atau putus asa, ia akan menusukkan pedang katana (samurai) kearah perut dan merobek lambungnya hingga mati secara perlahan, prinsip-prinsip atau ideology seperti itu yang dapat membuat kita tidak bekembang dan cenderung mundur, maka dari itu berprinsiplah pada suatu yang hakiki dan pasti.
3. Kepentingan.
Prinsip akan menghasilkan kepentingan, dan kepentingan akan menentukan prioritas tindakan. Prinsip hara-kiri akan menghasilkan orang-orang yang sangat mudah putus asa dan takut untuk mencoba sesuatu hal yang sama tanpa takut gagal lagi, kita sebagai manusia harus mendengarkan suara hati kita, berpirirlah secara melingkar atau seobjektif mungkin, sebelum menentukan prioritas dan kepentingan,
4. Pengalaman.
Pepatah asing mengatakan the experience is the best teacher atau pengalaman adalah guru terbaik, pada dasarnya hal itu tidak salah akan tetapi kebanyakkan manusia menggunakan pengalaman bukan untuk sebagai suatu pelajaran melainkan masa lalu yang tidak mengenakandan tidak ingin terulang, ini membuat kita akan semakin terpuruk akan pengalaman-pengalaman itu, harusnya kita tak takut untuk terus mencoba dan tidak perlu takut untuk gagal, serta jadikan pengalaman sebagai suatu hal untuk kita agar dapat melakukan suatu hal dengan lebih baik lagi.
5. Sudut pandang.
Sudut pandang antar manusia tentulah berbeda-beda, karena kita mempunyai suatu pemahaman yang berbeda beda, ada kalanya manusia mempertahakan sudut pandangnya pada suatu hal padahal belum tentu sudut pandangnya itu benar, disini kita sebagai makhluk sosial harus bisa menerima perbedaan sudut pandang antara kita dengan orang lain agar kita dapat bersatu dan suara hati kita tidak tertutup oleh sudut pandang yang belum tentu kebenarannya.
6. Literatur.
Literatur adalah suatu hal yang dapat menutup kemampuan dan jati diri kita, karena dengan hidup dengan leteratur seseorang hanya akan melakukan atau mengerjakan suatu hal hanya bila mendapat imbalan atau suatu penghargaan dari orang lain, jika setelelah melakukan sesutau tetapi tidak ada imblan atau penghargaan yang diberikan kepadanya, maka ia akan merasa kecewa dan putus asa, yang lebih parahnya lagi bila literatur-literatur itu menciptakan suatu paham yang bernama “fans berat”, hal ini tentu sangat berbahaya karena akan menciptakkan pribadi-pribadi peniru tanpa mengetahui siapa diri dia sebenarnya, maka dari itu “janganlah terbelenggu oleh literatur-literatur, berpikirlah dengan merdeka”.
7. Pembanding.
Pembanding merupakkan sifat dimana seseorang merasa sesuatu yang dipikirkan atau dimiliki lebih baik dibandingkan apa yang orang lain pikirkan atau orang lain miliki, seperti contoh pada hal kepemilikikan,hari ini seseorang mempunyai handphone terbaru dengan fitur-fitur update dengan harga selangit, namun tidak lama kemudian, aka nada lagi orang uang memiliki handphone yang jauh lebih canggih dari yang dimilikinya. Pepatah mengatakkan “diatas langit masih ada langit”, maka dari itu kita harus memeriksa diri kita terlebih dahulu, sebelum menilai segala sesuatu dan jangan berpikir sesuatu dari apa yang kita pikirkan, tetapi lihatlah sesuatu dengan apa adanya.

sumber:  http://saharione.blogspot.com/2010/11/belenggu-penutup-suara-hati.html